Standard
Operational Procedure (SOP) Merawat Komputer
Memperlakukan dan merawat Hardware PC dengan baik akan menambah panjang usia perangkat keras tersebut. Karena tanpa kita sadari jika kita tidak merawat dan selalu membersihkannya maka kerusakan permanen bisa menyerang PC anda. Namanya saja barang elektronik yang riskan akan segala hal, baik benturan, cipratan air dan bahkan intensitas debu yang menempelpun bisa membuat usia hardware jadi singkat.
A.Berikut
adalah Standard Operational Procedure (SOP) Merawat Komputer (Hardware) :
1. Pembagian partisi Hardisk yang tidak pas, contoh saja
jika kita memiliki hardis berkapasitas 80 GB dan hanya dibagi 2 partisi itu
tidak proporsonal. Umpama C : 40 GB dan D: 40 GB, kenapa C: dipakaikan dibuat
40 GB padahal penggunaan sistem operasi tidak lebih dari 10 GB. Untuk
mengurangi kemungkinan data hilang jika install ulang mendinding C: dibuat
secukupnya dan yang lainnya untuk partisi menyimpan data anda.
2. Memperhatikan suhu didalam CPU, setiap komputer memiliki
tingkat panas suhu yang berbeda serta tingkat sistem pendinginan yang berbeda.
Semakin panas suhu didalam CPU bisa membuat perangka keras cepat rusak , sebab
suhu yang terlalu tinggi chips-chips yang terpasang bisa meleleh atau paling
tidak menggelembung dan rusak. Apalagi yang panan adalah suhu prosesor pasti
bisa membuat komputer sering “Hang”, maka dari itu perhatikan suhu dan sistem
pendinginan didalam CPU. Khususnya pendingin prosesor yang sangat memegang
peranan penting. Cara mudah untuk memantau suhu anda bisa menggunakan software
pemantau suhu yang bisa anda download bebas.
3. Pemasangan Pheriperal yang kurang kokoh dan kurang pas.
Hal itu terkadang tidak sering kita perhatikan, padahal akibatnya bisa fatal.
Contoh saja jika kita memasang RAM kurang pas dan kokoh, itu akan bisa
menjadikan konsleting dan RAM maupun slotnya-pun bisa rusak. Apa lagi jika
memasang pendingin prosesor kitang kokoh, maka bisa berakibat penyerapan suhu
panas tidak maksimal dan prosesorpun overhead. jadi biasakan memperhatikan hal
yang meskipun sekecil itu.
4. Memperhatikan debu yang masuk kedalam CPU dan kemudian
menempel didalam perangkat keras, bila konsentrasi debu yang menempel itu
tinggi bisa mengakibatkan koneksi disetiap soket akan terganggu. Sehingga
periperal yang terhubung dapat terputus koneksinya. Apalagi jika musim hujan
debu bisa menyerap kelembaban air dan bisa menjadi penyebab konsleting pada
perangkat keras. Sehingga anda harus membersihkan PC baik CPU dan lainnya dari
debu secara berkala. Anda bisa membersihkannya dengan kuas halus atau penyedot
debu mini yang bisa anda beli di toko-toko komputer.
5. Power Suply – jarang sekali saat melakukan perawatan kita
memperhatikan Power Suply. Pemakaiaan yang sudah terlalu lama bisa membuat
solderan komponen pada power suply bisa meleleh dan lepas.
6. Kapasitas daya Power Suplay
Kurang memadai, itu bisa berakibat koputer sering restart sendiri. Dan jika itu
berulang-ulang terjadi maka akan berpengarus pada perangkat yang lain, dan bisa
berkemungkinan rusak dan konslet.
7. Listrik yang sering mati atau kurang daya. Itu bisa
berakibat PC mati mendadak tanpa melalui proses shutdown yang normal. Jika anda
memiliki uang lebih alangkah baiknya anda memakai UPS, karena UPS bisa
menyimpan listrik saat Listrik rumah kita mati. Sehingga PC bisa dimatikan
secara normal. Berikut tadi adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
perawatan PC khususnya hardware, apalagi yang ada didalam CPU.
8. Penggunaan Stabilizer sangat penting bagi PC, dengan
menggunakan Stabilizer setidaknya kita bisa aman saat tegangan listrik tidak
stabil. Karena tegangan listrik yang naik turun bisa membuat komputer kita
restart sendiri dan siring membuat hang. Jadi jangan remehkan dalam penggunaan
stabilizer ini, cari yang kualitasnya bagus.
Perawatan Software
Memelihara
dan merawat perangkat lunak komputer merupakan tugas yang
tidak dapat diabaikan oleh setiap pengguna dan/atau pemilik komputer.
Meskipun terkesan sepele, namun beberapa pengetahuan dasar dalam merawat dan
mengelola komputer belum sepenuhnya dikuasai. Padahal dengan merapikan dan
merawat secara rutin perangkat komputer, dapat menjaga stabilitas bahkan
meningkatkan kinerja komputer yang ada. Dibawah ini terangkum beberapa kiat
yang kiranya dipelajari dan dilakukan sehubungan dengan pemeliharaart ini.
Pemeliharaan Perangkat Lunak
1. Hidup
dan matikan komputer sesuai prosedur yang benar. Pada sistem operasi Windows, lakukan selalu proses Shutdown
sehingga saat menghidupkan kembali komputer tidak terjadi masalah dengan sistem
operasi.
2. Gunakan program bantu anti
virus. Dan secara berkala lakukan scanning terhadap file-file yang ada pada
komputer sehingga kemungkinan keberadaan virus dapat terdeteksi lebih dini.
Sebaiknya kurangi transfer dengan media disket.
3. Lakukan backup data secara
berkala. Hal ini berguna untuk menjaga kemanan data, mengurangi penggunaan
kapasitas media penyimpan dan memudahkan pendistribusian data jika dibutuhkan.
4. Untuk keamanan data gunakan selalu
UPS dan Stavol agar jika sewaktu-waktu aliran listrik padam, masih ada cukup
waktu untuk menyimpan pekerjaan lalu melakukan Shoot Down sesuai prosedur.
5. Lakukan penataan disk (hard disk
drive) secara rutin. Karena seperti telah diuraikan di muka, proses hapus tulis
pada media penyimpan (hard diskdrive), mengakibatkan susunan atau struktur file
menjadi tidak teratur. Gunakan program bantu seperti Scandisk dan Defrag.
6. Sebaiknya tidak melakukan
instalasi sistem aplikasi yang tidak dibutuhkan walaupun komputer masih mampu.
Semakin padat sistem konfigurasi perangkat lunak pada sistem operasi, akan
memperiambat kinerja komputer.
Menghapus File Sampah
Yang
dimaksud dengan file sampan disini adalah file yang tidak diperlukan lagidalam
sistem ini. Periksa dan hapus dengan fasilitas pencarian Windows. Lakukan langkah-langkah di bawah
ini:
1. Klik menu [start], [search],
[files or folders...]
2. Pada kotak dialog Search criteria
: All files, ketik .TMP, .SYD, .OLD, .BAK, .CHK, *~.*, *.~*, *.$$$ pada boks
Named, klik [Find Now]. Teks di atas adalah format untuk file sementara dan
backup di komputer.
3. Jika terdapat file sampah di hard
disk drive, hapus dengan menekan [Ctrl] + [A] untuk menyeleksi semua file, lalu
klik kanan dan pilih [Delete]. Untuk menghapus secara permanen, setelah seleksi
tekan [Shift] + [Delete].
4. Dapat
juga menggunakan Tune Up Utilities 2004 untuk menghapus file-file yang tidak
berguna lagi
Menyehatkan Komputer
Tidak hanya bersih, komputer juga perlu sehat. Untuk itu lakukan perawatan
dengan fasilitas yang tersedia pada komputer. Ikuti langkah-langkah berikut:
1. Klik
kanan pada ikon My Computer dan pilih Explore
2. Klik kanan ikon hard disk
drive [C], lalu pilih [Properties]
3. Klik tab [General] Disini akan
teriihat kapasitas hard disk drive, baik yang sudah terisi maupun yang masih
kosong.
4. Klik tombol [Disk Cleanup] maka
secara otomatis komputer akan mencari semua file yang harus dibuang dari drive
[C]
5. Muncul kotak dialog “Disk Cleanup
for System (C): ” dengan daftar file yang bisa dihapus dari sejumlah folder.
6. Pastikan memberi tanda centang
pada semua kotak File for Delete, lalu klik [OK]. Jika muncul kotak dialog konfirmasi,
klik [Yes].
7. Kembali
ke kotak dialog Properties hard disk drive, klik tab [Tools]. Periksa apakah
ada kerusakan sistem atau tidak dengan meng-klik [Check Now] pada menu Error
Checking.
8. Muncul kotak dialog Chek
Disk System (C), beri tanda centang pada kedua pilihan [chek disk
option]kemudian klik tombol [Start].
9. Sekarang rapikan susunan
file di hard disk drive. Balik ke kotak dialog Properties hard disk drive, dan
klik [Tools], [Defragment Now]. Tujuannya adalah mengumpulkan ke grupnya
masing-masing seluruh file-file yang tercecer sehingga sistem lebih mudah,
cepat, dan lancara saat membuka aplikasi dan file. Tunggu sampai proses
selesai.
Sumber:

No comments:
Post a Comment