Friday, February 22, 2019

Standard Operational Procedure (SOP) Merawat Komputer




Memperlakukan dan merawat Hardware PC dengan baik akan menambah panjang usia perangkat keras tersebut. Karena tanpa kita sadari jika kita tidak merawat dan selalu membersihkannya maka kerusakan permanen bisa menyerang PC anda. Namanya saja barang elektronik yang riskan akan segala hal, baik benturan, cipratan air dan bahkan intensitas debu yang menempelpun bisa membuat usia hardware jadi singkat.


A.Berikut adalah Standard Operational Procedure (SOP) Merawat  Komputer (Hardware) :

1. Pembagian partisi Hardisk yang tidak pas, contoh saja jika kita memiliki hardis berkapasitas 80 GB dan hanya dibagi 2 partisi itu tidak proporsonal. Umpama C : 40 GB dan D: 40 GB, kenapa C: dipakaikan dibuat 40 GB padahal penggunaan sistem operasi tidak lebih dari 10 GB. Untuk mengurangi kemungkinan data hilang jika install ulang mendinding C: dibuat secukupnya dan yang lainnya untuk partisi menyimpan data anda.
2. Memperhatikan suhu didalam CPU, setiap komputer memiliki tingkat panas suhu yang berbeda serta tingkat sistem pendinginan yang berbeda. Semakin panas suhu didalam CPU bisa membuat perangka keras cepat rusak , sebab suhu yang terlalu tinggi chips-chips yang terpasang bisa meleleh atau paling tidak menggelembung dan rusak. Apalagi yang panan adalah suhu prosesor pasti bisa membuat komputer sering “Hang”, maka dari itu perhatikan suhu dan sistem pendinginan didalam CPU. Khususnya pendingin prosesor yang sangat memegang peranan penting. Cara mudah untuk memantau suhu anda bisa menggunakan software pemantau suhu yang bisa anda download bebas.
3. Pemasangan Pheriperal yang kurang kokoh dan kurang pas. Hal itu terkadang tidak sering kita perhatikan, padahal akibatnya bisa fatal. Contoh saja jika kita memasang RAM kurang pas dan kokoh, itu akan bisa menjadikan konsleting dan RAM maupun slotnya-pun bisa rusak. Apa lagi jika memasang pendingin prosesor kitang kokoh, maka bisa berakibat penyerapan suhu panas tidak maksimal dan prosesorpun overhead. jadi biasakan memperhatikan hal yang meskipun sekecil itu.
4. Memperhatikan debu yang masuk kedalam CPU dan kemudian menempel didalam perangkat keras, bila konsentrasi debu yang menempel itu tinggi bisa mengakibatkan koneksi disetiap soket akan terganggu. Sehingga periperal yang terhubung dapat terputus koneksinya. Apalagi jika musim hujan debu bisa menyerap kelembaban air dan bisa menjadi penyebab konsleting pada perangkat keras. Sehingga anda harus membersihkan PC baik CPU dan lainnya dari debu secara berkala. Anda bisa membersihkannya dengan kuas halus atau penyedot debu mini yang bisa anda beli di toko-toko komputer.
5. Power Suply – jarang sekali saat melakukan perawatan kita memperhatikan Power Suply. Pemakaiaan yang sudah terlalu lama bisa membuat solderan komponen pada power suply bisa meleleh dan lepas.
6. Kapasitas daya Power Suplay Kurang memadai, itu bisa berakibat koputer sering restart sendiri. Dan jika itu berulang-ulang terjadi maka akan berpengarus pada perangkat yang lain, dan bisa berkemungkinan rusak dan konslet.
7. Listrik yang sering mati atau kurang daya. Itu bisa berakibat PC mati mendadak tanpa melalui proses shutdown yang normal. Jika anda memiliki uang lebih alangkah baiknya anda memakai UPS, karena UPS bisa menyimpan listrik saat Listrik rumah kita mati. Sehingga PC bisa dimatikan secara normal. Berikut tadi adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan PC khususnya hardware, apalagi yang ada didalam CPU.
8. Penggunaan Stabilizer sangat penting bagi PC, dengan menggunakan Stabilizer setidaknya kita bisa aman saat tegangan listrik tidak stabil. Karena tegangan listrik yang naik turun bisa membuat komputer kita restart sendiri dan siring membuat hang. Jadi jangan remehkan dalam penggunaan stabilizer ini, cari yang kualitasnya bagus.
            Perawatan Software
Memelihara dan merawat perangkat lunak komputer merupakan tugas yang tidak dapat diabaikan oleh setiap pengguna dan/atau pemilik komputer. Meskipun terkesan sepele, namun beberapa pengetahuan dasar dalam merawat dan mengelola komputer belum sepenuhnya dikuasai. Padahal dengan merapikan dan merawat secara rutin perangkat komputer, dapat menjaga stabilitas bahkan meningkatkan kinerja komputer yang ada. Dibawah ini terangkum beberapa kiat yang kiranya dipelajari dan dilakukan sehubungan dengan pemeliharaart ini.
Pemeliharaan Perangkat Lunak
1. Hidup dan matikan komputer sesuai prosedur yang benar. Pada sistem operasi Windows, lakukan selalu proses Shutdown sehingga saat menghidupkan kembali komputer tidak terjadi masalah dengan sistem operasi.
2. Gunakan program bantu anti virus. Dan secara berkala lakukan scanning terhadap file-file yang ada pada komputer sehingga kemungkinan keberadaan virus dapat terdeteksi lebih dini. Sebaiknya kurangi transfer dengan media disket.
3. Lakukan backup data secara berkala. Hal ini berguna untuk menjaga kemanan data, mengurangi penggunaan kapasitas media penyimpan dan memudahkan pendistribusian data jika dibutuhkan.
4. Untuk keamanan data gunakan selalu UPS dan Stavol agar jika sewaktu-waktu aliran listrik padam, masih ada cukup waktu untuk menyimpan pekerjaan lalu melakukan Shoot Down sesuai prosedur.
5. Lakukan penataan disk (hard disk drive) secara rutin. Karena seperti telah diuraikan di muka, proses hapus tulis pada media penyimpan (hard diskdrive), mengakibatkan susunan atau struktur file menjadi tidak teratur. Gunakan program bantu seperti Scandisk dan Defrag.
6. Sebaiknya tidak melakukan instalasi sistem aplikasi yang tidak dibutuhkan walaupun komputer masih mampu. Semakin padat sistem konfigurasi perangkat lunak pada sistem operasi, akan memperiambat kinerja komputer.

Menghapus File Sampah
Yang dimaksud dengan file sampan disini adalah file yang tidak diperlukan lagidalam sistem ini. Periksa dan hapus dengan fasilitas pencarian Windows. Lakukan langkah-langkah di bawah ini:
1. Klik menu [start], [search], [files or folders...]
2. Pada kotak dialog Search criteria : All files, ketik .TMP, .SYD, .OLD, .BAK, .CHK, *~.*, *.~*, *.$$$ pada boks Named, klik [Find Now]. Teks di atas adalah format untuk file sementara dan backup di komputer.
3. Jika terdapat file sampah di hard disk drive, hapus dengan menekan [Ctrl] + [A] untuk menyeleksi semua file, lalu klik kanan dan pilih [Delete]. Untuk menghapus secara permanen, setelah seleksi tekan [Shift] + [Delete].
4. Dapat juga menggunakan Tune Up Utilities 2004 untuk menghapus file-file yang tidak berguna lagi

Menyehatkan Komputer
Tidak hanya bersih, komputer juga perlu sehat. Untuk itu lakukan perawatan dengan fasilitas yang tersedia pada komputer. Ikuti langkah-langkah berikut:

1. Klik kanan pada ikon My Computer dan pilih Explore
2. Klik kanan ikon hard disk drive [C], lalu pilih [Properties]
3. Klik tab [General] Disini akan teriihat kapasitas hard disk drive, baik yang sudah terisi maupun yang masih kosong.
4. Klik tombol [Disk Cleanup] maka secara otomatis komputer akan mencari semua file yang harus dibuang dari drive [C]
5. Muncul kotak dialog “Disk Cleanup for System (C): ” dengan daftar file yang bisa dihapus dari sejumlah folder.
6. Pastikan memberi tanda centang pada semua kotak File for Delete, lalu klik [OK]. Jika muncul kotak dialog konfirmasi, klik [Yes].
7. Kembali ke kotak dialog Properties hard disk drive, klik tab [Tools]. Periksa apakah ada kerusakan sistem atau tidak dengan meng-klik [Check Now] pada menu Error Checking.
8. Muncul kotak dialog Chek Disk System (C), beri tanda centang pada kedua pilihan [chek disk option]kemudian klik tombol [Start].
9. Sekarang rapikan susunan file di hard disk drive. Balik ke kotak dialog Properties hard disk drive, dan klik [Tools], [Defragment Now]. Tujuannya adalah mengumpulkan ke grupnya masing-masing seluruh file-file yang tercecer sehingga sistem lebih mudah, cepat, dan lancara saat membuka aplikasi dan file. Tunggu sampai proses selesai.



Sumber:




No comments:

Post a Comment